A Journey To Remember

Paling seru liburan kemana? Narnia. Haha Kalau bisa sih aku lihat lukisan langsung ketemu Aslan. Serius! Kemana? Apa pun tempatnya, yang paling penting aku harus bisa melupakan kesedihanku. Apa pun, mau pantai atau gunung yang penting aku bisa lupa kalau patah hati itu sakit. Lagi pula, kenapa sih harus patah hati? Toh, dunia ini luas. …

Iklan

Terlambat

Dingin yang tak seperti biasanya. Seperti rindu yang semakin menggebu. Kali ini, Aku jauh makin tersesat dalam perasaan yang ku buat. Bisakah waktu aku perlambat? Hanya untuk menikmati perasaan yang terlambat ku sadari. Bisakah engkau aku ku tatap sesaat? Hanya untuk menerima bahwa kamu, tak lagi dapat ku peluk erat kelak. A Short Story From …

Memilih Pergi

Memilih pergi darimu adalah hal yang harus ku paksakan. Aku harus kejam pada perasaanku sendiri. Bukan, bukan karena aku tak memiliki rasa. Tetapi karena aku yang terlalu perasa. Aku terlalu merasa kau tak akan pernah sungguh-sungguh untuk menetap kepadaku. Bukankah, masa depan adalah milik orang yang memilih menetap ? Bukan hanya seorang yang memilih hanya …

Perempuan Dibeli, Orang Tua Menjual

Adat perempuan dibeli; adat orang tua menjual; kalau harta sudah di tangan apalagi akan dipersoalkan? -¬†Perawan Dalam Cengkeraman Militer Aku membaca kutipan ini, kutipan dari seorang Pramoedya Ananta Toer. Aku menjadikannya sebagai kalimat refleksi. Tulisan ini untukku sendiri tapi jika ada perempuan yang lain membaca ini dan merasa bertambah kekuatan hatinya, aku bersyukur. Ini tahun …

Belajar Memaknai Hidup Dari Anak-Anak

Kamu bisa belajar kejujuran dan kedewasaan dari mereka. Lihat dan perhatikan, bagaimana mereka mengatakan dan menyatakan suatu realita. Kejujuran memang lekat dengan kepahitan. Tak terima, berdebat hebat sesaat lantas kemudian tetap berpeluk sebagai sahabat bahkan semakin erat. Tapi tak semua dari kita, yang katanya dewasa dapat menerima kepahitan dan juga kesakitan secara bersamaan dari sebuah …

Sarjana Yang Ingin Menjadi Sarjana

Tujuh tahun lalu, aku harus memilih dimana aku harus melanjutkan pendidikanku. Belum diberi kepercayaan untuk mengambil pendidikan diluar Lampung dan disarankan untuk mengambil FKIP oleh orangtua. Disaat bersamaan keinginan untuk menjadi mahasiswi jurusan Akuntansi dan Komunikasi semakin kuat. Saat itu, aku di dalam kebimbangan karena Ibu tetap ingin aku mengambil FKIP, masalah kepercayaan diri muncul …

Antara Perempuan Tak Mampu Bersuara dan Lelaki Berpura-Pura Tak Peka

Antara perempuan yang tak mampu bersuara dan lelaki yang berpura-pura tak peka, begitulah kiranya. Bagaimana mungkin perempuan yang dikenal lantang berbicara, malah tak sanggup berkata di depannya. Bagaimana mungkin juga lelaki yang dikenal pandai meraba perasaan, tak kunjung juga peka dengan diamnya. Aku dan kamu layaknya penumpang kereta yang duduk bersebelahan, baru bertatap tak tak …