Dua Tahun, Merdeka Bekerja di Kampus Guru Cikal

photo6221874467949357267

Membuka tulisan perdana di blog dengan perjalanan bersama Kampus Guru Cikal, dua tahun dan tulisan ini tidak bisa mewakili panjang dan berlikunya perjalanan pribadi serta organisasi untuk kemerdekaan belajar di pendidikan Indonesia.

Beberapa hal yang aku rasakan saat memutuskan resign ke dunia pendidikan

Merasa sendiri. Ya, aku sudah sadar sedari awal tentang betapa nekatnya dan betapa sulitnya mendapat dukungan. Saat yang lain mendambakan kerja dengan fasilitas, aku berbalik arah. Boleh saja, tiap orang memiliki orientasinya dan aku pun punya hak memilih. Tapi ya, sesulit itu.

Merasa cukup gila. Aku berangkat dari hukuman yang aku dapatkan saat sekolah. Merasakan kelas unggulan dan kelas buangan. Juara adalah mereka yang mendapatkan peringkat tinggi. Kamu berkelas, kalau kamu sekolah di favorit. Apalagi dibenarkan oleh keadaan, bahwa hukuman itu untuk memperbaiki disiplin. Kalau nilai tinggi bisa masuk ke birokrasi atau perusahaan reputasi bagus. Belum lagi saat interview kerja, ditambah previlege “kamu bawaan siapa?” Pengalamanku membuatku resah dan juga berontak, aku tidak ingin anak-anak Indonesia mengalami apa yang aku rasakan, sedang realita lebih banyak berkata iya.

Baiklah, mari mulai saja.

Kenapa Memilih Kampus Guru Cikal?

Karena merepresentasikan apa yang aku inginkan saat menjadi murid dan juga anak, ingin saling memahami dan saling belajar.

Cerita Tentang Pekerjaan dan Suka Duka donk!

Aku bergabung sebagai Community Engagement Coordinator sejak 2018, mendampingi Komunitas Guru Belajar artinya menemani guru-guru untuk bergerak dan mendorong serta jadi tempat ceritanya. Suka duka itu selalu berdampingan selama menjalankan peran ini. Ada banyak tipe Guru yang aku temani, ada yang langsung melesat, ada yang perlu di boost confidentnya, pernah ada yang belum sepemahaman, banyak ceritanya. Aku bangga berada di Komunitas Guru Belajar, tentang semangat bergerak dan bermaknanya.

Aku juga dikasih kesempatan mengelola project, Pelatihan Guru Belajar Literasi Pesisir Selatan, Pembuatan Video Pengajaran bareng Inibudi di 7 Kota, Kolaborasi Literasi Bermakna di Batu dan di Probolinggo, Guru Melek Film dan Wardah Inspiring Teacher 2020. Seriously, damn I love this job but rarely feel frustate! Banyak drama, ada tangis, banyak tawa setelahnya. Dikasih kesempatan untuk mencoba, kadang salah, kadang marah tapi lebih banyak tangan terbuka untuk bekerja sama.

Lalu, aku sekarang di divisi Partnership. Tetap menemani Komunitas Guru Belajar melalui cara lain, bertemu dengan individu atau perusahaan yang baik, yang mau mendukung pendidikan ke arah yang lebih baik.

Siapa saja teman seperjuangan di Kampus Guru Cikal?

Pabos Bukik Setiawan, nama panggungnya, ada nama lain kalau buat tanda tangan kontrak. Beliau ini luar biasa buat saya, kadang sering becandaan sama teman-teman, aku ikut kemana Pak Bukik pergi, cuma mau kerja sama Pak Bukik, silakan kunjungi profilnya https://www.instagram.com/bukik/

Rizqy RH, googling deh Guru Ganteng Sedunia, kamu akan menemukan namanya juga loh. Mas Kiki suaminya Mela ini jago banget! Multitalented man yang jago bikin konten, infografis atau video, pemikirannya pun cemerlang. Ayo Mbak Mela, dukung suamimu jadi Ketua Kampus Guru Cikal *eh haha cus ke instagramnya https://www.instagram.com/rizqyrahmat/

Maman, ini favoritku sih di KGC. Kenapa? Aku merasa dia cukup stabil dan imbang dalam kehidupan. Teman yang asik buat diajak ngerandom, diajakin tukar pikiran dari kerjaan sampai kepercayaan. He goes to be a husband soon, so dont try to flirt him ya! This is his account https://www.instagram.com/mamanbasyaiban/

Baja, ice breaker. Karena dia pandai membawa suasana menjadi cerah. Aku banyak belajar tentang memahami perbedaan dari Baja. Untuk mencapai ke titik yang sama, tiap orang punya cara berbeda. Dia cukup santai kayak di pantai, Baja pintar sekali bermain gitar, doi punya usaha juga loh soto dan capucino cincau, his account https://www.instagram.com/bajaseto/

Ari aka Om Emon. Buset dah, ekstrovert akut nih orang serta powerful. Haha, lanjutkan Ri, lihat pesonanya di sini https://www.instagram.com/shinodaari/

Amel aka Amalia gadis cilik lincah nian. Cewek ini suka makan, tawarin aja makan dan dia pasti bahagia. Kalau janjian sama Amel, sabar ya soalnya dia suka selow kebangetan, meski belum pernah ketinggalan kendaraan kayak gue haha. Ternyata kamu tegar menghadapi badai ya sist menghadapi aku, adekmu dan nambah lagi Fatrica dan Opi, her account https://www.instagram.com/amaliajiandra/

Fatrica aka Pacar Jung Bla Bla, dia ganti sendiri namanya di handphone. Kenal saat dia magang di Sekolah Cikal, lalu resmi bergabung. Dia jago gambar, otaknya cukup random parah. Orang Batak tapi gak Batak banget hahah https://www.instagram.com/fatrica96/

Istighfar, astagfirullah. Panggilan akrabnya Opi, tapi serius itu namanya, tapi orangnya suka bikin kita istighfar sih sama tingkah ajaibnya. Pernah ya dia main ….. ah, orangnya dalam masa pencarian nih, kalau mau ajak kenalan langsung ke https://www.instagram.com/opiye/

KGC sudah punya lulusan namanya alumni KGC Retjeh, mereka selalu bereskalasi. Kalau ditanya favoritku siapa, mereka semua favoritku. Kalau ditanya yang paling favorit siapa, Amel, Fatrica dan Opi tahu jawabannya, soalnya aku juga tahu siapa favorit kalian. Sudah, mari kerja lagi.

Sudah ke mana saja selama bekerja?

Kalau daerah sih, banyak banget. Hm, yang jelas adalah ketemu orang-orang punya dedikasi dan pemahaman keren. Jadi, aku kalau ketemu orang keren, ku catat erat pemikiran dan pemahamannya juga inovasi yang mereka lakukan. Selalu berdecak kagum kalau dengar gagasan atau obrolan Najelaa Shihab dan Bukik Setiawan, kok bisa sih?

Makna Bekerja di Kampus Guru Cikal?

Yang layak bekerja adalah yang terus belajar.

Bekerja ada waktunya, berkarya semaumu!

Cepat kerjakan, cepat perbaikan dan cepat keberhasilan!

2 Tahun, Lalu Mau Apalagi?

Mau nikah.

Ups.

Mau mengupgrade diri, mau menyelesaikan buku.

Mau kuliah dan ikut short course lagi.

Mau bisa berdampak lagi buat pendidikan Indonesia.

Akhir kata, selamat menapaki perjalanan lagi para pejuang pendidikan.

Salam Merdeka Belajar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s