Memilih Pergi

694

Memilih pergi darimu adalah hal yang harus ku paksakan.

Aku harus kejam pada perasaanku sendiri.

Bukan, bukan karena aku tak memiliki rasa.

Tetapi karena aku yang terlalu perasa.

Aku terlalu merasa kau tak akan pernah sungguh-sungguh untuk menetap kepadaku.

Bukankah, masa depan adalah milik orang yang memilih menetap ?

Bukan hanya seorang yang memilih hanya untuk menatap.

Hatiku masih ku buka untuk siapa pun, katamu.

Begitu pula bagiku, hatiku masih ku buka untuk siapa pun.

Termasuk kamu.

Prabumulih, 2016.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s