Basamo Mangko Manjadi

Biar Lamo Tak Pulang, Ambo Urang Awak Jugo

Bisa tebak lagu dari daerah mana? Yep! Minang! Balik ke Sumatera Barat lagi. Tempat yang saya idamkan sejak dulu karena demokrasi lokalnya yang memberdayakan masyarakat sekitar. Kali kedua menuju Painan, Pesisir Selatan dan tak sabar disuguhkan dengan paket komplit, dimana sejauh mata memandang kita akan berucap wah dengan mata berbinar, disana banyak cerita tentang gunung, sawah, laut, sungai, air terjun dan pasti makanannya jadi mau bilang “Tambo cie, uda”. Jangan salah fokus, guru-guru disana juga sungguh jadi candu loh!

Mau Ngapain di Pesisir Selatan?

Mau bawa pelatih literasi dan numerasi, Bu Puti Hamid dan Bu Anya bertemu dengan guru-guru hebatnya Pesisir Selatan buat Pelatihan di tanggal 28 dan 29 Agustus 2018. Kenapa saya bilang guru-gurunya hebat? Karena seusai pelatihan Merdeka Belajar dan Memanusiakan Hubungan di 26-28 Juli 2018, energi hebat dan positifnya guru-guru yang ikut pelatihan tak hanya diterapkan di ruangan kelas tapi juga disebarkan ke guru-guru lain dengan Temu Pendidik Daerah yang dilakukan di Tapan. Bangga Pesisir Selatan! Penasaran banget sih kalau kesana langsung bagaimana ya energinya mereka?

Pelatihan besok diruangan itu lagi, UPTD IV Jurai dimana energi terurai dan tersebar luas. Terima kasih ya Bu Muldifia sudah selalu bersedia menyiapkan ruang belajar untuk kami. Kenapa tempatnya disana lagi? For Your Information, itu daerah yang terjangkau dari semua guru yang tersebar disepanjang 218 km. Kebayang usaha mereka buat belajar gimana? Saya sih, baca chatnya elus-elus mata karena haru.

Hari Pertama, dimulai!

Pelatihan hari ini dibawakan Bu Puti tentang Literasi “Berpetualang Melalui Membaca”. Kenapa literasi? Dengan memberikan topik ini diharapkan para peserta mengerti mengenai miskonsepsi dari literasi dan membaca, memahami tahapan perkembangan dalam membaca dan dapat digunakan sebagai dasar acuan untuk menentukan atau membuat materi ajar yang sesuai dengan tahapan usia anak.

Literasi, apa itu literasi? Apa yang sudah diketahui? Apa yang ingin diketahui? Apa yang sudah dipelajari? Selama 6 jam, selama itu pula Bapak Ibu Guru asik mencari, memahami dan mengangguk-angguk tentang Literasi. Sesi paling menarik ketika pembahasan tentang Konsep dan Miskonsepsi. Kenapa? Karena sesi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk membuka dan melihat kembali konsep yang dimilikinya mengenai literasi, dalam hal ini membaca. Ada empat pernyataan, yang membuat sebagian setuju, sebagian lainnya tidak setuju dan beberapa diantaranya mengalami fase bimbang dan berpikir mau ada di baris setuju atau tidak setuju.

20180828_101741

Sesi-sesi yang dilalui hari ini bukan hanya guru yang belajar tapi kami, saya dan pelatih juga belajar banyak dari Bapak Ibu Guru Pesisir Selatan. Refleksi adalah tanda akhir sesi pelatihan literasi hari ini. Semua tulisan mengesankan sekaligus menyenangkan buat saya dan pastinya pelatih saat membacanya.

“Rupanya membaca itu tidak saja merangkai kata tapi melihat, menceritakan dan menyampaikan pesan kepada orang lain”. “Saya mendapat berbagai tingkatan pemahaman membaca sesuai usia anak” dan “Membaca itu memahami makna-makna dari sekitar kita”.

Hari kedua berlangsung!

Pelatihan Numerasi dibawakan oleh Bu Anya, Bu Anya deg-degan nih karena Kepala Dinas Pendidikan Pesisir Selatan Bapak Zulkifli juga hadir di pelatihan sebagai peserta. Guru-gurunya bagaimana? Rupanya,k eikutsertaan Pak Zul merupakan bahan bakar bagi guru-guru karena ini pertama kalinya Beliau hadir sebagai peserta.

Apa hal paling menarik dari pelatihan hari ini? Sesi Konsep dan Miskonsepsi memang selalu paling menarik. Pak Zul pun ikut bersuara pengalamannya bahwa numerasi di pelajaran matematika selalu menantang, selain kaku pun tujuan dari belajar matematika cukup abstrak dan belum paham akan digunakan dimana saat bekerja nanti. Betul saja, satu per satu pun berteriak sama termasuk saya. Sesi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk membuka dan melihat kembali konsep yang dimilikinya mengenai numerasi, dalam hal ini matematika.

20180829_093735

Selain sesi konsep dan miskonsepsi, sesi pelatihan numerasi sangat menarik dan juga membawa suasana belajar makin riuh. Kenapa? Ternyata belajar matematika tidak abstrak! Bisa seru dan juga membuat ketagihan. Bapak Ibu Guru saja ketagihan, bagaimana murid dikelas nanti ya? Memahami tahapan memahami matematika mempermudah untuk dikembangkan metode apa yang akan diterapkan di kelas misalnya bermain tebakan, bermain peran dan juga bermain estafet.

Pulang dengan Kenangan dan Senyuman

20180829_110826.jpg

Sepanjang dua hari pelatihan, kelas kami diiringi lagu yang sedang membakar semangat para Atlet yang sedang berjuang di ASIAN Games 2018. Dua hari melihat Bapak Ibu Guru berjuang mulai dari berangkat sampai pulang untuk belajar di pelatihan yang mereka pilih sendiri. Dua hari, bukan hanya mereka yang belajar, saya juga. Belajar itu adalah kebutuhan, tidak perlu menunggu untuk diberi karena jika kamu butuh kamu akan berusaha mencari. Belajar itu bukan tentang siapa guru dan siapa murid, percayalah bahwa semua murid semua guru. Belajar itu pilihan, karena jika sebuah paksaan tanpa kesadaran, setelahnya akan kececeran. Belajar itu menyenangkan bahkan bias menjadikannya kekuatan untuk menjalani kehidupan. Esok harinya sampai tulisan ini selesai, saya tersenyum bahagia dan percaya ketika menerima berita bahwa Bapak Ibu Guru Pesisir Selatan sedang berjuang untuk Pendidikan yang lebih baik, melalui implementasi di kelas dan juga menyusun strategi agar bisa tersebar untuk guru-guru lainnya!

Basamo Mangko Manjadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s