Dengan atau Tanpa

Sudah enam bulan, masih mimpi bisa berada di zona yang membuat saya gak nyaman untuk gak berkembang, Kampus Guru Cikal yang membuat saya berdampingan dengan Komunitas Guru Belajar.

Saat itu, saya mencoba untuk berkenalan dengan penggerak atau anggota di 145 KGB melalui chat. Ada yang menyambut dengan ceria atau ada juga yang biasa-biasa saja, apa pun itu saya menerima, tidak ada yang saya tolak. Belajar dari anak yang usianya jauh lebih muda dan minim pengalaman menjadikan pacuan untuk saya belajar mendampingi Bapak Ibu Guru.

Pertama yang Mengesankan

“Bu, aku mau donk KGB Sukabumi gerak seperti KGB lainnya. Bagaimana ya Bu Mahayu?” Percakapan itu membawa cerita sendiri bagi saya, senang sekali bisa berkenalan dengan Bu Hilma dari KGB Sukabumi, beliau adalah salah satu dari cerita yang ingin saya tuliskan. Kami melakukan refleksi agar bagaimana guru-guru di Sukabumi bergerak tanpa paksaan di KGB Sukabumi, refleksi kami lakukan ketika poin-poin sudah dilakukan via chat bahkan telpon.

Tiba-tiba, ada satu hari dimana salam bermunculan, dari 30 menjadi 150 dan sampai saat ini ada 200 guru bergabung di grup WA KGB Sukabumi. Loh, kenapa ini Bu Hilma dengan nada ceria? Rupanya, bak gayung bersambut Bu Hilma yang berusaha dengan mencetak Surat Kabar Guru Belajar dan mengobrol ke satu guru dan guru lainnya, berhasil menemukan orang kedua dan ketiga juga seterusnya, Bu Andri, Pak Erwan, Pak Urip dan Pak Septian. Menyusun TPD via WA Grup dengan narasumber dari Tim KGC dan juga penggerak dari daerah lain. Senangnya, senang sekali untuk antusias belajarnya.

Bu Mahayu, kapan main ke Sukabumi? Kita mau kenalan langsung Bu, gimana Bu? Beginilah ucapan Bu Hilma yang buat terngiang, oke ketemu di Juli 2018 ya! Eh, siapa sangka setelah TPD bareng saya, besoknya TPD lagi dengan narasumber Bu Mutia. Wagelaseh, kagak ada matinya! Senang banget selama dua hari mendengar cerita guru-guru di Sukabumi. Btw, saya merasa tertipu! Tanya kenapa? Rupanya, Bu Hilma dan Pak Erwan itu pasangan suami istri yang sedang dan terus berjuang untuk pendidikan di Sukabumi! Tenang, bukan saya saja, hampir semua di KGB Sukabumi, kaget!

Mau tahu keajaiban lainnya? Mereka, penggerak KGB Sukabumi berhasil membuat surat edaran untuk guru-guru yang berminat ikut TPN, dibiayai oleh Kementerian Agama Kab. Sukabumi! See, begitu senang dan bahagianya saya secara pribadi.

Kedua yang Mengharukan

Bu Rahmi, guru Pesisir Selatan yang menjadi cerita berikutnya. Sudah, gak ngerti lagi gimana rasanya perjuangan Bu Rahmi untuk belajar dan bergerak di KGB Pesisir Selatan. Bahagia, sungguh! Sekarang Bu Rahmi gak sendirian, Bu Rahmi sedang berjuang barengan guru-guru di Pesisir Selatan dan juga mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan bahkan dari kabid, kasi sampai Kepala Dinas pun ikut turun mendukung guru-guru Pesisir Selatan. Tunggu cerita lanjutnya dan lengkapnya ya!

Ketiga yang Membanggakan

Sintang, siapa yang pernah mendengar nama daerah ini? Ada dimana hayo? Cari sendiri ya! Pak Arifin, bergerak menginisiasi untuk Mudik Perdana! Gimana Bu caranya? Untuk bercakap-cakap dengan Pak Arifin pun butuh perjuangan karena di daerah beliau sulit sinyal tapi senang sekali bisa bertemu orang kedua, ketiga dan seterusnya yang mau terus bergerak maju untuk pendidikan di Indonesia, Bu Windy, Pak Chang, Pak Djoko dan Pak Wid. Bahagia sekali, sejak Juli sampai sekarang, Sintang sudah dua kali mengadakan Temu Pendidik Daerah bahkan berhasil mengajak Kasi Kurikulum menjadi narasumber dan sudah mengajak untuk berangkat ikut hadir di TPN 2018.

Terima kasih ya Pak Bu telah menjadi proses bagian belajar dari saya untuk tetap tidak menyerah, semoga terus menjadi guru berdaya dan menginspirasi guru-guru lain di daerahnya untuk bergerak dan berhasil menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak dan mempunyai karier gurunya. Terima kasih untuk membuktikan pada diri Bapak/Ibu sendiri, tidak untuk saya atau pun lainnya. Ini untuk diri Bapak Ibu sendiri.

Maaf untuk keterbatasan saya, keminiman pengetahuan saya bahkan mungkin belum memahami kebutuhan Bapak Ibu Guru. Terima kasih sudah, sedang dan terus berjuang.

Dengan atau Tanpa ♥

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s