Antara Perempuan Tak Mampu Bersuara dan Lelaki Berpura-Pura Tak Peka

Antara perempuan yang tak mampu bersuara dan lelaki yang berpura-pura tak peka, begitulah kiranya. Bagaimana mungkin perempuan yang dikenal lantang berbicara, malah tak sanggup berkata di depannya. Bagaimana mungkin juga lelaki yang dikenal pandai meraba perasaan, tak kunjung juga peka dengan diamnya.

Aku dan kamu layaknya penumpang kereta yang duduk bersebelahan, baru bertatap tak tak ada pembicaraan yang hangat.

Sekali lagi, selamat pada pada perempuan dan lelaki yang hanya dapat terdiam, entah dengan sengaja membiarkan kisah ini tamat di telan kiamat.

Dear, M.A.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s